Saturday, 25 May 2019

#NgabuburitKuat saat Ramadan Bersama IM3 Ooredoo

Saturday, May 25, 2019 0 Comments
Ramadan bulan yang penuh berkah. Selain meningkatkan ibadah, hal yang paling ditunggu adalah kesempatan bersilaturahmi bersama teman-teman. Momen buka bersama menjadi agenda rutin, yang tak kalah seru adalah ngabuburit bareng, menghabiskan waktu dengan kegiatan bermanfaat sembari menunggu Azan Magrib. 

Hari Jumat dan Sabtu, tanggal 17 dan 18 Mei pekan lalu, IM3 Ooredoo mengadakan #NgabuburitKuat dengan tema Eratkan Silaturahmi di Era Digital. Tentu dong, sebagai pengguna aku gak mau ketinggalan.  Bersama teman-teman Blogger Palembang lainnya, kami menghadiri event ini sekaligus untuk silaturahmi dan bikin #RamadanMakinKuat. 


Dibuka dengan keseruan lomba rebana di hari pertama #NgabuburitKuat sangat menginspirasi dengan lagu-lagu islami dan salawat yang dibawa oleh peserta lomba. Kegiatan ini juga mengundang anak-anak panti asuhan untuk merasakan sensasi Ramadan yang berbeda, bersama IM3Ooredoo.


Salah satu favorit saya adalah bisa mencicip beragam penganan khas Palembang untuk berbuka di Ramadan Food Market yang disediakan. Bahkan ada yang menjual pakaian, pas nih sebagai alternatif bagi pengunjung yang ingin berbelanja busana untuk lebaran nanti. Selain itu #NgabuburitKuat juga dipenuhi oleh banyak hadiah. Saat pertama datang, kita akan mengisi nama dan nomor handphone, yang nantinya diundi disetiap akhir acara. Hadiahnya bervariasi, mulai dari power bank, handphone bahkan televisi. 


Keseruan #NagbuburitKuat bertambah dengan photobooth berwarna menyala khas anak muda pengguna IM3 Ooredoo yang ceria. Banyak yang antre untuk megabadikan kebersamaan. Tentu saja kami gak mau ketinggalan dong, lumayan kan untuk upload di feed instagram, bisa menang hadiah lagi..hehe.

Yang paling ditunggu-tunggu akhirnya tiba, Digital Talkshow bersama Zaskia Sungkar. Beneran rame dengan penggemar Zaskia Sungkar. Zaskia berbagi tips untuk tetap produktif di bulan Ramadan. Sebagai content creator yang lagi fokus untuk berkarya melalui youtube, Zaskia membenarkan bahwa untuk melahirkan karya yang diminati oleh pengguna youtube, Zaskia harus rajin menonton video-video di youtube, karena mood masyarakat selalu dinamis, berubah-ubah. Selain itu Zaskia juga memiliki clothing line dan usaha kuliner yang fokus ke digital promotion. 


Untuk memenuhi kebutuhan kuota yang mencapai ratusan GB perbulannya Zaskia Sungkar menggunakan beberapa paket yang ditawarkan #IM3Ooredoo salah satunya #PaketNewFreedom dengan benefit sampai 60 GB dan nelpon ke semua operator sebagai modal silaturahmi. Lumayan kan, untuk bangunin doi sahur. Telponan sama keluarga dan teman-teman yang diluar kota. Yuk cek dan temukan info paketnya di http://im3ooredoo.com/newfreedom 
IM3Ooredoo sendiri memiliki banyak pilihan paket untuk memaksimalkan kebutuhan pelanggannya di Bulan Suci Ramadan. Aku sendiri sangat terbantu dengan adanya paket malam yang bisa aku maksimalkan penggunaannya.

Acara dilanjutkan dengan ceramah agama dan berbuka bersama anak-anak panti asuhan. #NagbuburitKuat bukan hanya seru tapi juga penuh makna untuk menjadikan #RamadanMakinKuat melalui kegiatan positif, berbagi ilmu juga kebahagiaan bersama. 

Keseruan #NgabuburitKuat berkahir, terima kasih #IM3Ooredoo sudah memfasilitasi Ramadan masyarakat Palembang dengan kegiatan yang penuh keceriaan dan manfaat.

Tuesday, 14 May 2019

Berkunjung ke BRSPDF Budi Perkasa di Palembang

Tuesday, May 14, 2019 0 Comments
Hallo-hallo Pelangi!

Assalammualaikum teman-teman. Apa kabar? Semoga selalu sehat dan produktif yaa. Marhaban Yaa Ramadan^^

Aku mau cerita tentang kunjunganku beberapa minggu lalu, ke Panti Bina Daksa. Berawal dari ajakan temen "bulan puasa ini buat kegiatan yuk". Diskusi-diskusi singkat pun dilakukan, draft kasar kegiatan tersusun berantakan. Hari berkunjung ke panti-panti untuk menentukan tempat kegiatan tiba...

Dari awal kami sudah menentukan untuk berkunjung ke Panti Disabilitas yang ada di Jl. Sosial. Bermodal tahu Jl. Sosial, bada Asar kami menelusuri jalan untuk sampai ke sana dan tibalah di Panti Bina Daksa.


Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik "Budi Perkasa". Panti ini berada di Jl. Sosial No. 441, tidak jauh dari Yayasan Karya IBU. Berdiri sejak 1971 dengan nama Lembaga Rehabilitasi Penderita Cacat seluas 5 Ha. Kemudian 1994 berganti menjadi Panti Sosial Bina Daksa Budi Perkasa Palembang (PSBD Palembang). 

Panti Budi Perkasa ini memberikan banyak layanan sosial kepada teman-teman disabilitas, yaitu:

Bimbingan Mental dan Sosial
Bimbingan ini mengajarkan nilai-nilai agama, kepribadian, kedisiplinan, terapi kelompok dan widyawisata.

Bimbingan Fisik
Kegiatan-kegiatannya berhubungan dengan fisik, seperti olahraga, fisioterapi dan bimbingan alat bantu. Beberapa teman yang aku ngajak ngobrol kemarin, banyak yang mendapatkan tongkat, kaki palsu dan juga alas kaki yang sesuai dengan kaki mereka. Mereka sudah menggunakannya dengan nyaman dan percaya diri. Untuk olahraga, panti ini memiliki lapangan futsal dan bulutangkis indoor! Wenak tenan!

Bimbingan Keterampilan
Nah.. Ini sih yang buat aku takjub, jadi setiap teman disabilitas disini diwajibkan mengikuti bimbingan keterampilan yang sesuai dengan minat serta kemampuannya. Ada elektro, komputer, service hp, penjahitan pria, penjahitan wanita, salon, las, otomotif dan pertanian.

Ruang bimbingan praktik menjahit
Karya dari siswa yang ikut bimbingan penjahitan wanita
Kumbung Jamur
Salah satu teman disabilitas yang mengikuti bimbingan pertanian budidaya jamur

Saat mengelilingi panti yang luas dan rindang itu, aku menahan haru juga bangga. Walau mungkin tak sebaik yang ada di negara luar, tapi fasilitas panti ini sudah cukup menggambarkan kepedulian pemerintah dengan teman-teman disabilitas. Tempatnya asri dan bersih. Ada yang seperti ini di Palembang.


Kemudian disambut baik oleh beberapa teman disabilitas. "Dari mana Kak?" tanya mereka. Obrolan pun jauh. "Rasanya mau nangis, saat pertama sampai di sini. Jauh dari keluarga. Tapi, demi masa depan harus tahan. Sertifikat dari sini sangat membantu Kak, kalau nanti mau membuka usaha di daerah masing-masing." Kata teman yang berasal dari Medan.

Setelah itu kami diajak keliling, melihat kolam ikan, kamar-kamar asrama, media hidroponik dan kumbung jamur.

Bimbingan Kewirausahaan

Karya dari kreasi kerajinan
Teman-teman disabilitas dilatih untuk tumbuh mandiri, hasil karya biasanya diikutkan bazar untuk dijual. Dijamin deh, karya mereka bersaing banget.

Praktik Belajar Kerja
Nah kebetulan sekali, saat berkunjung, teman-teman disabilitas ini lagi di tahap magang. Mereka mengikuti magang sesuai dengan konsentrasi keterampilan yang dipelajari, otomotif ke bengkel terdekat, las di tempat pembuatan pagar dll. Untuk beberapa teman yang mobilitasnya susah, maka akan praktik di panti saja.

Bimbingan Ekstrakulikuler
Selain keterampilan, juga difasilitasi kelas-kelas musik dan tata boga sebagai ruang untuk menyalurkan bakat.

Teman-teman disabilitas ini berasal dari seluruh pelosok nusantara, ada yang dari Medan, Jambi, Lampung, pun Palembang. Mereka berangkat dari daerah masing-masing, lalu seluruh biaya transportasi akan diganti. Satu tahun belajar dan difasilitasi oleh pemerintah. Kelak saat sudah selesai mereka akan diberikan modal, sesuai dengan konsentrasi bimbingan masing-masing.

Mendengarkan selalu memberikan nilai lebih. Banyak energi positif yang terserap. Kunjungan yang penuh makna. Semoga Indonesia semakin ramah dengan disabilitas, terutama manusia-manusianya. 

Yup, kita akan melaksanakan buka bersama di Panti Bina Daksa pada tanggal 18 Mei 2019. Dengan mengusung tema Ramadan Ceria, kami berharap bisa memberikan suka cita, pun merasakan indahnya berbagi. 

Sebaik-baik manusia ialah mereka yang bermanfaat bukan? Yuk, jadi bermanfaat! Minimal untuk dirimu, untuk jiwamu! We care to share! Wassalammualaikum!

Thursday, 2 May 2019

Empat Tahun Pertemanan: Terima Kasih!

Thursday, May 02, 2019 0 Comments
Jika teringat, lalu syukur membanjiri sanubari. Hallo teman, terima kasih!

Bertahun lalu, saat dunia tak semudah pun sekelumit ini. Sebuah taman kota mempertemukan kita dengan alasan yang berbeda. Walau samar, aku, si pelupa ini masih mengingatnya. 

Tahun demi tahun berlalu, kita tumbuh. Iya, aku masih seperti dulu. Si moodie yang sering membuat banyak orang bingung kemudian naik darah. Haha. Terkadang sulit sekali untuk kontrol emosi atau apa ya yang lebih tepat. I cant fake a smile. Kalo capek, sensitif. Kalo capek, sensitif, terkadang merasa too much giving (perasaan) kayaknya cuma aku yang sayang kalian, yang perhatiin kalian, kayak bertepuk sebelah tangan gituuu. Bilang aja belom bisa ikhlas Rum.


Sudah berapa purnama? Kita saling menjalin rindu, yang kelak menghantui masa tua. 

Banyak proses dalam diri ini, karena mengenal dan dibersamai oleh kalian. Tidak ada yang ingin aku ubah, tentang aku di mata kalian. Tidak ada yang ingin aku perbaiki, tentang aku di hati kalian. (semoga ada yaaa).

Aku, tak pandai bermanis-manis. Jika marah, aku marah. Sekadarnya. Saat lelah, aku diam, bersembunyi di wajah yang sulit tersenyum. Jika tidak setuju, aku bicara, terkadang aku tidak mau kalah. 

Sudah berapa langkah kita bersama? Belajar dan berbagi. Tidak terhingga dukungan yang diterima.


Jika ada yang baik saat ini, sebelum semuanya, kalian lah yang menemani. Jika ada yang baik saat ini, jauh daripada itu, kalian lah salah satu alasannya. 




Enam karakter yang begitu berbeda. Anak Ibu yang manis dan Anak Mama yang bebas. Seorang mandiri dan pejalan yang pemberani. Lalu anak tunggal yang suka dandan. Tanpa kalian, banyak nilai yang akan kurang. 

Terima kasih, sudah ada dan membawa kabar bahwa aku layak untuk dijadikan teman. Yhaaa, aku hanya terlalu senang setelah empat bulan tak bertemu! Jarak adalah alat ukur, betapa berartinya kalian.

Agar kalian tak lupa. Aku tuliskan. Bahwa tanggal 2 Mei 2019, kita bertemu, lengkap berenam, setelah berpisah sejak malam ketiga kepulangan alm. Kakekku. Hari Kamis, Niken sedang off dan lainnya bisa menyesuaikan. Setelah survey tempat makan beberapa hari sebelumnya, dengan usulan Selvy dan kesepakatan bersama kita makan seafood. "Ingin makan kepiting, kata Selvy" Seperti biasa Selvy terlambat, belum sembuh juga penyakitnya. Aku datang menyusul Shinta dan Niken yang terlebih dulu sampai. Mempertimbangkan lamanya proses memasak, kami bertiga memesan duluan dengan maksud Dinna dan Selvy datang, yaa langsung makan.

Fish in Fun, tempat makan lucu. Menjadi saksi, betapa pecah si rindu.

Kita belum berenam, Bu Guru masih mengajar. Eh.. Hari ini hanya menghadiri acara perpisahan di Sekolah.

Menerobos terik, kita melewati jembatan Ampera. Ingin main boling katanya. Ada yang ingin mencoba, ada yang rindu, pun mengambil haknya untuk berlatih.

Serasa kurang, Anak Ibu yang manis menyepakati untuk singgah ke kedai kopi. Cerita belum habis.

Cerita-cerita mengalir adanya. Sedikit nostalgia tentang aku di malam hari yang dulu, membuat runyam suasana. Bukan karena lapar, teman, tapi nyatanya hatiku sensitif.

Kita yang mulai sibuk, rindu memiliki kegiatan. Bermain bersama anak-anak, berbagi kasih. Lalu lahir sebuah konsep kegiatan untuk memeriahkan Ramadan tahun ini. Rasanya waktu tak pernah sia-sia.


Lihat senyumku? Paling manis, tanda syukur memiliki kalian.