Monday, 14 October 2019

Hal Yang Harus Dihindari Saat Pengajuan Kartu Kredit CIMB Niaga

Monday, October 14, 2019 2 Comments
Banyaknya produk kartu kredit membuat begitu banyak orang berupaya untuk mengajukan aplikasi ke berbagai bank, termasuk Bank CIMB Niaga. Meski prosesnya cukup mudah dan singkat, ternyata ada hal yang harus dihindari saat pengajuan kartu kredit CIMB Niaga loh! 

Pihak bank tentu akan melakukan validasi dan verifikasi setelah kamu mengajukan aplikasi kartu kredit.

Hasil analisis tersebut akan menentukan lolos atau tidaknya pengajuan yang kamu lakukan. Atau, jika pun lolos, bank juga yang menentukan limit kartu kredit yang akan kamu miliki kelak.

Mengajukan kartu kredit CIMB Niaga memang mudah. Namun demikian ada beberapa hal yang sering menyulitkan proses aplikasinya.

Hal Yang Menyulitkan Proses Pengajuan Kartu Kredit CIMB Niaga

Kartu Kredit CIMB Niaga

Sama seperti melamar pekerjaan, beberapa orang rela melakukan berbagai cara supaya aplikasi kartu kredit terlihat sempurna, dengan harapan pihak bank akan meloloskan aplikasi tersebut.

Nah ini ada beberapa hal yang perlu kamu hindari saat mengajukan kartu kredit, yaitu:

Memalsukan Nominal Gaji

Sudah pasti dong untuk pengajuan kartu kredit CIMB Niaga kamu diharuskan melampirkan slip gaji.  Nah, ada anggapan beberapa orang bahwa semakin besar nominal gaji maka semakin besar pula peluangnya untuk lolos. Padahal, tidak sepenuhnya demikian.

Nominal gaji digunakan pihak bank untuk menentukan limit kartu. Misalnya, gaji yang besar dianggap mampu untuk membayar tagihan kartu kredit yang juga relatif besar. Sehingga, pihak bank akan lebih longgar dalam memberikan limit yang besar. Jadi slip gaji itu sebagai data penyesuaian.

Sebaiknya tetap mencantumkan nominal gaji yang sebenarnya. Supaya kamu mendapatkan limit kredit yang juga sesuai batas kemampuan. Selain itu, semakin besar limit kartu kredit, maka semakin besar pula iuran tahunan yang diberlakukan dan yang paling dasar, jujur itu sangatlah penting! 

Kredibilitas Tempat Kerja

Meskipun gaji yang kamu terima besar di sebuah perusahaan, bukan jaminan bahwa aplikasi yang kamu ajukan akan mudah disetujui. Pihak bank tentunya bisa mengamati kredibilitas tempat kerja kamu. Jika perusahaan tersebut dianggap kredibel, maka peluang lolosnya besar.

Sebaliknya, jika kredibilitas kantor kamu tidak begitu baik di mata perbankan, aplikasi kamu memang tidak serta merta ditolak. Biasanya akan ada syarat tambahan yang diberikan oleh bank. Hal ini bertujuan untuk meyakinkan bank bahwa kamu berada dalam kondisi stabil dalam hal pekerjaan.

Yang dikatakan stabil termasuk juga status kamu sebagai karyawan tetap dengan masa kerja lebih dari 2 tahun. Akan timbul poin negatif di sisi analis bank, jika riwayat pekerjaan menunjukkan bahwa kamu sering berpindah tempat kerja dalam tempo yang cukup singkat. Ingat ya berpindah-pindah kerja bukan jadi poin negatif di mata HRD tapi juga oleh analisis bank. 

Riwayat Keuangan

Sebelum mengajukan aplikasi kartu kredit, sebaiknya kamu pelajari dulu kesehatan keuangan kamu. Misalnya, apakah kamu memiliki tanggungan perbankan yang sedang berjalan atau tidak. Jika ada, apakah nominal tagihan tersebut masih dalam batas yang sehat atau tidak.

Pihak bank tentu akan lebih paham tentang cashflow yang kamu miliki. Jika perbandingan pemasukan dan cicilan kamu sama besar, maka peluang aplikasi kamu untuk disetujui akan semakin kecil. Sebab dalam menerbitkan kartu kredit, pihak bank menggunakan prinsip risiko kredit macet.

Beberapa bank terkemuka mensyaratkan kamu untuk menyertakan fotokopi sisi depan kartu kredit lain yang sudah dimiliki. Hal ini untuk memantau riwayat pembayaran tagihan kartu kredit kamu. Pastikan kamu tak pernah terlambat membayar tagihan atau mengalami masalah lainnya dengan kartu kredit terbitan bank lain.

Mengajukan Banyak Kartu Kredit Sekaligus

Memang tak ada salahnya mencoba peruntungan mengajukan aplikasi kartu kredit sekaligus ke banyak bank. Harapannya, salah satu aplikasi tersebut akan lolos. Namun, cara ini sebaiknya dihindari.

Perlu diingat, bahwa pihak bank bisa mengetahui aktivitas pengajuan kartu kredit yang kamu lakukan. Jika kamu ketahuan mengirimkan permohonan sekaligus ke banyak bank, maka akan muncul kecurigaan. Akibatnya, aplikasi pengajuan kartu kredit CIMB Niaga kamu akan ditolak.

Untuk menyiasatinya, jangan lakukan pengiriman aplikasi kartu kredit secara serentak. Berikan jeda waktu sekitar 4 atau 5 hari setelah mengajukan aplikasi ke bank yang satu, baru kemudian dilanjutkan ke bank yang berikutnya.

Gagal Verifikasi

Setelah aplikasi kartu kredit CIMB Niaga kamu sudah dikirim, dalam jangka waktu 5 hari kerja pastikan kamu bisa dihubungi. Sebab, dalam kurun waktu tersebut pihak analis bank akan melakukan verifikasi lewat telepon. Bukan cuma kamu yang akan dihubungi, tetapi juga kerabat dekat yang kamu cantumkan pada lembar aplikasi. Baiknya kamu memberitahu kerabat yang nomernya dicantumkan untuk verifikasi.

Jika analis bank gagal menghubungi kamu hinga 2 atau 3 kali percobaan, maka aplikasi kartu kredit kamu akan dibatalkan atau ditolak. Sederhana saja, pihak analis bank memiliki setumpuk data calon nasabah yang harus diverifikasi. Jika satu gagal, mereka akan melanjutkan pekerjaan ke calon nasabah lainnya.
Setidaknya, beberapa hal tersebut membuat Anda sedikit sulit untuk lolos dalam proses pengajuan kartu kredit, khususnya dari Bank CIMB Niaga.

Untuk mengetahui persyaratan lengkap pengajuan kartu kredit, kamu bisa mengunjungi CekAja.com.

Situs CekAja.com menyediakan banyak perbandingan produk perbankan, yang disajikan secara netral. Sehingga kamu dapat memilah mana produk yang paling tepat untuk kamu sesuai dengan kebutuhan kamu. CekAja.com juga sudah berafiliasi dengan kartu kredit Bank CIMB Niaga, untuk proses pengajuan kartu kredit lewat link https://www.cekaja.com/banks/cimb-niaga/kartu-kredit

Tuesday, 1 October 2019

Jika Menebakmu adalah Judi

Tuesday, October 01, 2019 6 Comments

Tebakanku, kau adalah segala yang aku inginkan dan semua yang aku butuhkan. Aku tingkatkan tebakan menjadi sebuah untaian kata yang kurapal dengan sedikit harap. Iya, hanya sedikit. Orang menyebutnya doa. Tidak, kau hanya sekadar sesuatu yang aku idamkan. Iya, sesaat.

Tebakanku, kau hanya suara yang merdu. Sebuah lagu baru yang bermakna aku. Kan kuputar seribu kali dalam seribu empat ratus empat puluh menit. Iya, kau amatlah singkat. Tapi itu, kau kuputar seribu kali dalam delapan puluh enam ribu empat ratus detik. Jika tak sengaja  aku putar lagu lain, maka aku bergegas kembali memutarmu. Hanya kau, lagu yang memiliki nyawa, lagu yang memilikiku.

Tebakanku, kau adalah jalan setapak. Yang di kelilingi aroma tanah basah. Tentu saja padi kuning atau ilalang yang tajam. Kau jalan setapak yang lurus. Aku selalu memandangmu jauh, tebakanku kau akan panjang. Kulalui sambil sesekali melambaikan tangan pada padi yang merunduk atau ilalang. Aku akan berjalan sambil bersuka cita, entah jalanku bertuju, atau sekadar berharap aroma dan indah kanan-kiri ini, berujung sebuah pondok dengan  rumbia cokelat. 

Tebakanku, kau adalah secangkir kopi yang dibuat dengan takaran yang pas. Uapnya saja membuat jatuh cinta. Hirup pertama, menjadi cecap yang tak ingin usai. Nyatanya kau dingin lebih cepat. Pekat warnamu tak melambangkan rasa hirup pertama akan sama dengan tegukan terakhir yang tak lagi hangat. 

Tebakanku, kau adalah puncak gunung. Ingin ku rengkuh walau terjal. Jalan-jalan menanjak yang hanya ada aku untuk selemah-lemahnya diriku. Atau jalan landai, walau hanya sekian meter selalu melegakan lelah. Mungkin saja kau adalah hamparan indah awan yang amat dekat namun tak bisa kusentuh apalagi kujadikan tempat bersandar. Ah, jangan-jangan kau ini ranting pohon yang kokoh, ciri khas pohon-pohon yang dirawat oleh alam, menjadi tangan yang membantuku turun agar tak terjatuh.

Baca juga: Quarter Life Crisis: Rumi dan Isi Kepalanya

Katanya tebakan sering salah. Walau sudah kurapal. Tetap saja, karena itu hanya sekadar tebakan. Jika menebakmu sama hal nya seperti bermain judi. Aku berjanji saat menang, aku tak akan main lagi. Aku tak ingin kaya, aku hanya ingin tebakanku benar.